Anggota Aktif Partai Komunis Meksiko Bag2

Tinggal di Paris selama satu dekade sejak 1910-an, Rivera mulai merasa karya seninya seperti sedang melayani kepentingan borjuasi serta para orang kaya baru dan semakin jauh dari realitas hidup sesungguhnya. Setelah kembali ke Meksiko pada awal 1920-an, ia mendapatkan banyak pesanan mural untuk bangunan publik. Dari sana, ia mulai membangun gerakan yang sekarang dikenal sebagai Mexican Mural Movement. Karya mural Rivera banyak menimbulkan kontroversi karena ia sering memasukkan konten berbau komunisme, yang banyak ditolak oleh pemesan.

Bagaimanapun, Rivera selalu membela gagasan dan kepercayaannya pada komunisme. Sayangnya, kisah semacam itu tidak banyak muncul dalam pameran ini, seolah-olah kisah cinta Rivera dengan Frida Kahlo masih menjadi magnet utama untuk mendekati karya-karyanya. Memang ada beberapa keterangan yang terbaca dalam lini masa tentang bagaimana sikap politik Rivera yang kuat sebagai seniman. Tapi, barangkali karena keterbatasan koleksi pasangan Gelman sendiri, karya-karya Rivera yang menunjukkan ideologinya justru tidak ditampilkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *