Moratorium Vonis Mati

Presiden Joko Widodo seharusnya berani melakukan moratorium terhadap hukuman mati. Di tengah masih amburadulnya penegakan hukum, hukuman mati sangat mungkin salah sasaran. Setelah vonis itu dieksekusi, tak mungkin lagi mengoreksinya. Kasus yang menimpa Zulfqar Ali merupakan contoh betapa berbahayanya hukuman mati. Warga negara Pakistan itu nyaris ditembak mati pada 29 Juli lalu bersama gembong narkotik Freddy Budiman dan kawan-kawan.

Padahal Zulfqar bukan kurir atau pengedar narkotik. Pada 2004, dia diciduk polisi hanya karena berteman dengan Gurdip Singh dan membelikan tiket pesawat Jakarta-Surabaya. Penjelasan resmi Patrialis Akbar, saat itu Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia—pada era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono—bahwa Zulfqar tak bersalah, juga percuma.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *