PELANTIKAN Hasyim Asy’ari

PRESIDEN Joko Widodo melantik Hasyim Asy’ari, 43 tahun, sebagai komisioner Komisi Pemilihan Umum pada Senin pekan lalu. Hasyim menggantikan Husni Kamil Manik, yang wafat pada Juli lalu. Komandan Barisan Serbaguna Nahdlatul Ulama Jawa Tengah ini menduduki urutan kedelapan dalam uji kelayakan Komisioner KPU pada 2012. Pernah menjadi anggota KPU Jawa Tengah pada 2003-2008, doktor dari Universitas Malaya, Kuala Lumpur, ini juga mengajar di Fakultas Hukum Universitas Diponegoro, Semarang.

”TAX AMNESTY ITU HAK PEMBAYAR PAJAK, BUKAN TEROR, APALAGI MELANGGAR HAK ASASI MANUSIA.” Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati tentang program pengampunan pajak yang dianggap merugikan masyarakat kecil, pekan lalu. Menurut dia, karena hak, wajib pajak berpenghasilan rendah bisa tak mengikuti program yang bertujuan menarik aset masyarakat dari luar negeri itu.

Banyak Cara Rayakan Kehamilan Bag4

Soal hidangan pada saat acara hanya camilan ringan, seperti kue-kue, pasta, dan minuman bebas soda. Tetap Perhatikan Kehamilan Merayakan kehamilan tentu sah-sah saja, karena berita baik seyogianya memang disebarkan kepada kerabat dan teman-teman.

Baca juga : Kerja di Jerman

“Asalkan Mama secara fisik sehat dan perkembangan kandungan baik, menjalani semua upacara dan perayaan itu, tentu diperbolehkan secara medis. Namun perlu diingat, perayaan, di luar doa-doa atau pengajian, hanya kebiasaan saja. Artinya bila kondisi ibu dan atau janin tidak baik, maka tidak perlu dilakukan. Lebih baik, sebelum merencanakan acara-acara tersebut, konsultasikan kepada dokter kandungan apakah si ibu boleh melakukan,” saran dr. Judi Januadi Endjun, SpOG. Dipl. Ultrasound, pengasuh rubrik Tanya Jawab Ginekologi.

Ya, memang patut diakui terkadang melelahkan men jalani upacara tradisional. Karena rangkaiannya panjang dan memakan waktu. Desy Syamsoedin yang berasal dari Bandung mengaku sudah memangkas sebagian acara 7 bulanan adat Sunda agar dirinya tidak kelelahan. “Itu pun sudah tiga jam sendiri. Sebagian besar saya lakukan sambil duduk meskipun harusnya berdiri seperti ganti kain 7 kali.”

Masih menurut dokter Judi, ada beberapa kondisi ibu hamil yang sebaiknya tidak mengikuti upacara yang melelahkan, seperti: tekanan darahnya >= 140/90 mmHg karena berisiko preeklamsia; menderita kencing manis; penyakit jantung; asma yang sering kambuh; si ibu hamil mempunyai alergi, terutama alergi cuaca panas/dingin, debu dan seafood; plasenta previa (posisi plasenta tidak normal); kehamilan kembar; ketuban sedikit; dan masalah kehamilan lainnya.

“Ada lagi, jika ibu hamil tidak ingin melakukannya, ini juga tidak dapat dipaksa. Jadi semua bergantung pada ibu kesepakatan keluarga,” jelas dokter Judi. Itu tadi dari sisi kesehatan Mama. Kalau dari segi janin, Mama harus hati-hati melakukan aktivitas panjang dan melelahkan. Terutama kalau pertumbuhan janin terhambat atau janin kecil, ada kelainan bawaan, janin terlilit tali pusat, dan ada abnormalitas denyut jantung. Hal ini dialami Auliana Frila. Awalnya ia ingin menyelenggarakan upacara pengajian di usia kandungan 4 bulan. “Orangtua dan mertua sudah mempersiapkan acara pengajian.

Sumber : https://ausbildung.co.id/