Kolaborasi Demi Publik Bag2

Maka sejak pertengahan Juli lalu Tempo dan BBC mulai menemui narasumber satu demi satu. Mula-mula tim mencari dan berbicara dengan pegawai serta bekas anggota staf di Pizza Hut dan Marugame Udon. Semuanya menolak dikutip secara terbuka. Para pembocor ini berulang kali ditemui untuk memverifkasi dokumen sekaligus menguji konsistensi keterangan yang diberikan. Tak ada yang berubah.

Malah seorang mantan petinggi di Pizza Hut menunjukkan dia memiliki dokumen serupa dan bukti-bukti lain yang menguatkan. Menurut dia, sejumlah e-mail mengenai perpanjangan masa kedaluwarsa juga beredar di antara pegawai dan petinggi restoran. Tim investigasi juga mewawancarai dan berdiskusi dengan Deputi Pengawasan Badan Pengawas Obat dan Makanan Suratmono, Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia Tulus Abadi, serta ahli pangan dari Institut Pertanian Bogor, Purwiyatno Hariyadi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *