Category Archives: Parenting

Janin Mulai Bergerak, Senangnya!

Di trimester ini, saat kondisi mual muntah mulai berkurang, tak hanya Mama yang menjadi lebih lelu asa untuk bergerak, janin pun mulai memberi “tanda kehidupan” dengan gerakan lembutnya. Inilah yang disebut dengan fase quickening, yaitu fase dimana Mama mulai bisa merasakan tonjokan maupun ten dangan janin secara halus, biasanya mulai dirasakan antara minggu ke-16 dan ke-20.

Baca juga : kursus bahasa Jerman di Jakarta

Agar pengalaman pertama ini makin menyenangkan, ada beberapa hal yang bisa Mama lakukan untuk memberi respons pada buah hati kesayangan: • Belai lembut perut. Bisa Mama lakukan saat janin berge rak atau untuk merangsang perge rakan janin. “Sentuhan adalah bahasa pertama bayi. Bahkan, sebelum mereka lahir, menyentuh lembut perut saat hamil pun bisa menjadi pijatan pertama bayi dari luar rahim, penting untuk mem bangun ikat an antara orang tua dan bayi,T ungkap $lison Duff , pendiri dan direktur Calmababy.

• Ajak janin bicara. Di minggu ke-18, indra pende ngaran janin berkembang semakin baik. Kadang, janin bisa tersentak kaget bila mendengar suara keras dari luar. Tandanya, Mama Papa sudah bisa mengajaknya bicara. Biarkan ia mengenal Mama lewat sapaan pagi, siang, sore, dan malam. Ajak Papa untuk mulai membacakan dongeng sebelum tidur agar ia juga mengenal suara Papa. Belum merasakan gerakan janin hingga minggu ke-20? Waktu terbaik merasakan gerakan janin ialah di pagi hari sekitar pukul 7-9 atau malam hari sekitar pukul 9-10.

Sebab, di saatsaat itulah aktivitas Mama berkurang. Bila Mama terlalu banyak bergerak, perge rakan janin menjadi kurang terasa. Penyebab lainnya, bisa saja lapisan perut Mama cukup tebal, sehingga menjadi kurang peka terhadap tonjokan atau tendangan kecil. Namun, untuk memastikan bahwa janin dalam kondisi sehat, ada baiknya Mama berkonsultasi pada dokter kandungan untuk melihat aktivitas janin dalam rahim.

Cara Aman Menjaga Kesehatan Dan Kebersihan Miss V ? Hindari pakaian dalam yang ketat dan bahan yang tidak menyerap keringat. ? Sering ganti pakaian dalam minimal 2x sehari. ? Cuci organ intim dengan air bersih dan keringkan dengan tisu cukup ditepuk-tepuk di bagian luar atau kain bersih. ? Hindari pemakaian deodoran pada organ intim.

Selamat Datang Di Periode Bulan Madu

Ya, trimester 2 ibarat periode bulan madu. Ada beragam kesenangan yang bisa Mama nikmati. Inilah bulan-bulan dimana kehamilan Mama sudah cukup kuat, namun belum terlalu besar. Kesehatan Mama juga mulai membaik, sehingga lebih leluasa untuk melakukan beragam aktivitas. Ini dia beberapa kesenangan yang sebaiknya tak mama lewatkan, selamat menikmati periode bulan madu ya Ma!

Baca juga : tes toefl Jakarta

Horeee… Bebas Morning Sickness!

Saat sel telur dibuahi dan tubuh Mama mulai memproduksi hormon kehamilan hCG (human Chorionic Gonadotropin) biasanya saat itulah fase mual muntah dimulai. Tak heran bila sebagian mamil mengalami morning sickness yang hebat di bulan-bulan pertama kehamilan. Berita baiknya, kejadian ini biasanya berangsur surut saat kandungan memasuki bulan keempat dimana tubuh Mama sudah mampu beradaptasi terhadap perubahan kehamilan, sehingga Mama jadi lebih leluasa untuk beraktivitas atau mengonsumsi makanan tertentu. Walau begitu, tak jarang pula mamil yang masih merasakan mual di trimester ini. Selain perubahan hormon, penyebab berlanjutnya mual muntah biasanya karena naiknya asam lambung yang disebabkan oleh pola makan kurang tepat atau perasaan stres.

Nah, agar mual muntah tak melulu mengganggu aktivitas Mama, berikut 3 hal yang bisa Mama lakukan: • Makan dalam porsi kecil namun sering. Pembesaran rahim menyebabkan terjadinya pe nekanan pada sistem pencernaan, sehingga kinerjanya menjadi melambat. Saat makanan yang masuk terlalu banyak dan pencernaan terbebani, kondisi inilah yang bisa memicu rasa mual. • Hindari makanan pemicu asam lambung, seperti: makanan berlemak tinggi, terlalu asam atau pedas, serta minuman berkafein.

• Sedia makanan ringan. Bisanya lambung akan kembali kosong setelah s Mam. $gar asam lambung tak terpicu naik dan menyebabkan mual, mengonsumsi camilan sehat, semisal sepotong buah atau dua keping biskuit, akan sangat membantu. • Istirahat cukup. Kelelahan atau kurang tidur bisa membuat mamil mudah terserang stres. Untuk mencukupi kebutuhan beristirahat, bila memungkinkan cobalah tidur siang selama 30 menit atau atur suasana kamar agar Mama bisa tidur nyenyak.

Sumber : pascal-edu.com